LAUNCHING SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA (SPAB) MANDIRI SD NEGERI PANGGANG

LAUNCHING SATUAN PENDIDIKAN AMAN BENCANA (SPAB) MANDIRI, SD NEGERI PANGGANG, SIDOMULYO “KITA TANGGAP KITA SELAMAT” SD Negeri Panggang yg beralamatkan di Jl Samas, Kalurahan Sidomulyo pada tanggal 30 maret 2022 melaksanakan launching SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana). Dihadiri instansi terkait seperti Koramil, Polsek, Puskesmas, Komite Sekolah, BPBD, Dikpora, dan PMI. Hadir pada kegiatan ini, Asisten 1 Drs. Didik Warsito M. Si. Pelaksanaan SPAB di SD N Panggang diinisiasi secara mandiri dg pendampingan fasilitator dari BPBD kabupaten Bantul.

 

Pembentukan mulai dilaksanakan pada bulan November 2021. Pendampingan dilakukan selama 13 kali pertemuan dengan rincian satu kali sosialisasi, 9 kali FGD, 2 kali gladi dan yang terakhir launching. Pelaksanaan SPAB di SD Negeri Panggang merupakan suatu prestasi karena merupakan sekolah dasar pertama yang melakukan launching SPAB di tahun 2022 ini di Kabupaten Bantul.

 

Launching tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bpk Didik warsito atas nama Bupati Bantul serta penyerahan dokumen Renkon, RPP dan Board Game dari BPBD Bantul. Bersama launching SPAB disampaikan pula prestasi SD N Panggang dalam hal lomba angklung, ketersediaan kantin sehat dan Sekolah Ramah Anak. Selain itu, dalam konteks yang lebih luas pelaksanaan SPAB sesungguhnya merupakan kewajiban pihak sekolah untuk memberikan 4 hak dasar anak yakni hak untuk kelangsungan hidup, hak untuk dilindungi, hak untuk tumbuh kembang serta hak untuk berpartisipasi. Dengan bertambahnya sekolah yang sudah melaksanakan SPAB baik itu diinisiasi oleh BPBD DIY, Kabupaten maupun mandiri dapat menumbuhkan kesadaran warga masyarakat khusunya guru dan murid terhadap pentingnya pengurangan risiko bencana di lingkungan sekolah sesuai dengan slogan “Kita Tanggap Kita Selamat. 

 

Komitmen, kemauan dan motivasi adalah modal utama dalam keselamatan seluruh warga sekolah karena tenaga pendidik merupakan aktor utama yang akan melindungi generasi penerus bangsa. Pada akhirnya, penerapan SPAB di sekolah membantu terwujudnya Kabupaten Bantul yang ramah anak, perempuan dan difabel sesuai dengan misi bupati dan wakil Bupati Bantul. #SiapUntukSelamat