BANTUL- Minggu (3/5/2026) Kelompok Pembelajaran Luar Kampus Universitas Negeri Yogyakarta kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyakarakat. Bekerja samadengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, PLK UNY Adyaswara Mengabdi 2026 menggelar kegiatan sosialisasi mitigasi bencana gempa bagi warga Padukuhan Jetis.
Bertempat di kediaman Kepala Dusun Jetis, kegiatan ini dihadiri oleh puluhan warga yang terdiri dari tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, hingga remaja dan pemuda karang taruna. Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Dusun Jetis dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya bencana gempa bumi. Kegiatan ini diinisiasi karnamengingat wilayah Kabupaten Bantul secara geografis menjadi wilayah yang rentan terhadap beberapa potensi bencana seperti angin kencang dan gempa bumi.
Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari BPBD Bantul, Bapak Nur Eta Effendi. Materi utama dalamsosialisasi kali ini adalah Siap, Tanggap, dan Tangguh. Masyarakat diberikan edukasi mengenai jalurevakuasi, memahami sistem peringatan dini lokal, serta bagaimana cara melakukan pertolonganpertama dan apa yang harus dilakukan setelah terjadi bencana.
Kegiatan mitigasi bencana ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dari kelompok PLKUNY Adyaswara Mengabdi dalam mencapai Suistanable Develompment Goals (SDGs), khusunya SDGs 11 “Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan” dan SDGs 13 “Penanganan PerubahanMelalui sosialisasi ini, masyarakat Dusun Jetis diharapkan mampu menjadi masyarakat yang tangguh bencana, sehingga tercipta pemukiman yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Sosialisasi ini juga merupakan langkah awal dalam mempersiapkan masyarakat yang memiliki resiliensi kuat dalam mengadapi perubahan iklim yang sering menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana diKabupaten Bantul.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Padukuhan Jetis. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat saat sesi tanya jawab berlangsung. Dengan adanya sosialisasi ini, Padukuhan Jetis diharapkan mampu menjadi Dusun Tangguh Bencana, di mana masyarakat tidak hanya siap menghadapi tantangan alam, melainkan juga mampu mandiri dalam menjaga keberlanjutan lingkungannya.
lingkungannya.





