Pembukaan Pembentukan Kaltana Argosari dihadiri Forkopimkap Sedayu

Berita 0

bpbd.bantulkab.go.id – Pembukaan rangkaian kegiatan pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) Argosari dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap) Sedayu, Rabu (9/2/22), yakni Panewu Sedayu Drs. Lukas Sumanasa, M. Kes, Kapolsek Sedayu Kompol Masnoto, S. Pd. M. H serta Danramil Sedayu Kapten CHB Sarmin, bertempat di aula kalurahan Argosari. Selain Forkopimkap Sedayu, hadir dalam kegiatan ini sekaligus membuka rangkaian kegiatan pembentukan Kaltana, Kepala subbid pencegahan BPBD DIY, Enaryaka S. Kep. Ns., M. M. , disaksikan Lurah Argosari Drs. Hidayaturachman, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Penanganan Pasca Bencana BPBD Kabupaten Bantul Suprihana, ST. MT. dan 30 peserta kegiatan.

Kepala subbid pencegahan BPBD DIY, Enaryaka S. Kep. Ns., M. M. , menjelaskan, pada tahun 2021, BPBD DIY melakukan kajian bencana, dimana yang awalnya potensi ancaman bencana di DIY ada 12, maka berdasarkan kajian terbaru, kini DIY memiliki 16 potensi ancaman bencana.

Dalam sambutannya selaku tuan rumah dan penerima program, Lurah Argosari Drs. Hidayaturachman, menyampaikan, “kita sama sekali tidak ada yang menduga, akan peristiwa gempa 27 Mei 2006, dengan adanya Kaltana, nantinya Argosari akan memiliki dokumen mitigasi bencana, supaya nantinya, kita lebih siap dan dapat meminimalisir risiko yang akan terjadi”.

Kalurahan Argosari sendiri merupakan Kalurahan pertama di wilayah Kapanewon Sedayu yang akan dibentuk menjadi Kalurahan Tangguh Bencana di tahun 2022 kali ini. Selanjutnya, tiga puluh peserta kegiatan, yang berasal dari perwakilan lembaga kalurahan, tokoh masyarakat dan Pamong Kalurahan akan dipandu oleh Fasilitator BPBD Kabupaten Bantul, untuk menyusun dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) tingkat Kalurahan. Pendampingan sendiri, akan dilaksanakan sebanyak 10 kali pertemuan, meliputi 7 kali Rapat Koordinasi Teknis dan 3 kali uji dokumen (gladi kotor, gladi bersih dan gladi posko). Program ini merupakan program kerjasama antara BPBD DIY dengan Pemerintah Kabupaten Bantul melalui BPBD Kabupaten Bantul. (Aka)

author

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan