BANTUL, 19 Oktober 2026 — Sebanyak 80 siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Among Putro Ngringinan, Palbapang, Bantul, mengikuti pembelajaran edukatif tentang api dengan mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, khususnya Bidang Pemadaman dan Keselamatan, pada Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengenalkan api kepada anak-anak sejak usia dini, termasuk manfaat, bahaya, serta langkah-langkah dasar dalam menghadapi potensi kebakaran. Para siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti praktik pemadaman api dengan pendampingan petugas, sehingga pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui penjelasan, tetapi juga melalui pengalaman langsung.
Salah seorang guru TK Among Putro, Tya, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang bermanfaat bagi anak-anak untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran terhadap bahaya api sejak dini.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk belajar mengenai penanganan kebakaran dan langkah-langkah keselamatan yang dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat mengenali bahaya api, memahami pentingnya berhati-hati ketika berada di sekitar sumber api, serta mengetahui bahwa penanganan kebakaran harus dilakukan dengan cara yang tepat dan aman.
BPBD Kabupaten Bantul melalui Bidang Pemadaman dan Keselamatan terus mendorong edukasi kebencanaan dan keselamatan bagi masyarakat, termasuk anak-anak usia dini. Pengenalan sejak dini diharapkan dapat membangun budaya sadar keselamatan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menanamkan pemahaman bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan belajar sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap keselamatan diri, lingkungan, dan sesama.





