DUKUNG SDGs—MAHASISWA PK UNY MENGGANDENG DAMKAR KABUPATEN BANTUL MENGANGKAT FENOMENA SUPER EL NINO MELALUI SOSIALISASI DAN SIMULASI PEMADAM KEBAKARAN DI SMA NEGERI 1 SEWON

Berita 0

Bantul—Mahasiswa PK UNY menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi pemadaman kebakaran pada Rabu, 9 September 2026 di SMA Negeri 1 Sewon dengan sasaran murid kelas X, XI, dan XII. Dalam kegiatan ini mahasiswa berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bantul.

Fenomena el nino dan kasus karhutla menjadi latar belakang utama yang mendasari diadakannya kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa PK terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan dan SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali murid dengan pengetahuan dan dasar dalam menghadapi risiko kebakaran sekaligus menumbuhkan kesadaran akan keterkaitan antar perubahan iklim dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Rangkaian acara ini diawali pembukaan oleh MC dari mahasiswa PK yang membahas tentang kasus karhutla yang kemudian disambungkan dengan fenomena el nino serta kemarau berkepanjangan yang saat ini terjadi dengan dampak bisa menyebabkan kebakaran juga kekeringan. Ditengah fenomena ini, bagaimana para pemadam kebakaran dapat memadamkan api dengan meminimalisir penggunaan air?

Pemaparan materi selanjutnya oleh tim Damkar Kabupaten Bantul mengenai penyebab-penyebab terjadinya kebakaran serta teknik dasar dalam memadamkan api. Materi juga menyinggung pentingnya konservasi air sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, terutama saat musim kemarau. Sesi kemudian dilanjutkan dengan simulasi langsung, di mana perwakilan murid mempraktikkan cara memadamkan api menggunakan cara tradisional seperti kain basah di bawah pengawasan petugas Damkar. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sewon, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa PK UNY.

Kegiatan ini berjalan lancar dan disambut antusias oleh murid, terutama pada sesi simulasi yang memberikan pengalaman langsung dan jarang didapatkan di kelas. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sewon turut menyampaikan tanggapannya mengenai kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini penting sekali untuk membangun budaya siaga bencana di sekolah. Anak-anak jadi tahu bukan cuma teori, tapi juga langsung praktik, dan ini bekal yang bisa mereka bawa sampai kapan pun, tidak hanya di sekolah tapi juga di rumah masing-masing,” ujarnya. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberi kontribusi nyata terhadap SDG 11 melalui penguatan kapasitas mitigasi bencana di lingkungan sekolah, SDG 13 melalui edukasi keterkaitan iklim dan risiko kebakaran, serta SDG 6 melalui penekanan pentingnya konservasi sumber air.

Jika dilihat dari sudut pandang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), kegiatan ini menjadi ruang belajar konkret bagi murid untuk menghayati nilai-nilai kewarganegaraan di luar kelas. Kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran merupakan wujud tanggung jawab warga negara dalam menjaga keselamatan bersama, sejalan dengan nilai kemanusiaan pada sila kedua dan semangat gotong royong pada sila ketiga Pancasila. Kolaborasi antara sekolah, mahasiswa PK, dan Damkar Kabupaten Bantul juga mencerminkan praktik kewarganegaraan aktif, yakni kesediaan berbagai pihak untuk bekerja sama demi kepentingan publik. Dengan demikian, PPKn tidak hanya mengajarkan konsep kewarganegaraan secara teoritis, tetapi juga turut membentuk sikap peduli, tanggap, dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri, sesama, dan lingkungan sebagai bagian dari kesadaran berbangsa dan bernegara.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap risiko kebakaran dapat terus terjaga, tidak hanya sebagai kegiatan satu kali, melainkan menjadi program berkelanjutan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Sinergi antara sekolah, mahasiswa PK, dan instansi terkait seperti Damkar Kabupaten Bantul diharapkan dapat terus terjalin demi mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih tangguh dan siaga bencana.

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply