Kunjungan PSBA-UGM dan Mahasiswa Dari Jepang Memberikan Tas Siaga Bencana

Berita 0

Kunjungan PSBA-UGM dan Mahasiswa Dari Jepang Memberikan Tas Siaga Bencana

Bantul – Upaya pengurangan risiko bencana yang digalakkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha, begitu juga dengan perguruan tinggi. Perguruan Tinggi sebagai center of excellence memiliki kontribusi melalui penelitian kebencanaan, yang kemudian digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan oleh pemerintah.

Salah satu bidang yang menjadi obyek penelitian adalah tempat tujuan wisata. Pantai Parangtritis sebagai salah satu ikon wisata di DIY menjadi salah satu perhatian dalam pengurangan risiko bencana.

Prof. DR. H.A. Sudibyakto, M.S dari Pusat Studi Bencana Alam Universitas Gadjah Mada (PSBA-UGM)menjelaskan, untuk mengurangi jumlah korban, baik masyarakat lokal maupun pengunjung obyek wisata perlu diselamatkan, ditempat wisata perlu dipasang papan informasi terkait dengan kebencanaan, setiap tahun pasti ada puncak kunjungan wisata, pasti ada even-even dimana wisatawan mencapai puncak kunjungannya, dalam kondisi bencana, khususnya gempa tsunami (wilayah pantai:red) wisatawan harus tahu dimana dia berada, kerawanan, serta jalur dan tempat evakuasinya, sehingga jika terjadi sesuatu dapat menyelamatkan diri.

Profesor yang berkecimpung di bidang manajemen bahaya hidrometeorologi dan risiko bencana ini menambahkan, media informasi ini diadopsi dari Jepang, mahasiswa dari Ritsumeikan University membawa media ini untuk dapat diterapkan di Indonesia. Media informasi ini dapat dipasang ditempat umum, terintegrasi dengan tiket ataupun dipasang pada warung-warung ditempat wisata. Parangtritis merupakan lokasi pertama untuk uji coba media informasi ini, terangnya.

Acara kunjungan yang diterima secara langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul Drs. Dwi Daryanto, MSI, di Posko SAR Parangtritis (02/03/14) PSBA-UGM dan mahasiswa Ritsumeikan University dari Jepang menyerahkan media informasi dan tas siaga bencana, untuk dapat dipergunakan dalam rangka mitigasi bencana.

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply