12 Santri Tergulung Ombak Pantai Parangtritis, 3 Hilang

Tim SAR melakukan penyisiran lautbpbd.bantulkab.go.id – Kecelakaan laut kembali terjadi di Pantai Parangtritis, Bantul. 12 santri Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, digulung ombak Pantai Parangkusumo, Kompleks Pantai Parangtiritis, Jumat (26/2/2016). Tiga orang masih dinyatakan hilang.

Koordinator SAR Parangtritis M. Arief Nugraha melaporkan, rombongan dari Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem datang menggunakan 3 bus, rombongan berjumlah 99 orang didampingi 7 orang pengasuh. Setelah melaksanakan sholat subuh, 12 santri bermain air, tepat didepan palung, tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung 12 orang santri, 7 orang langsung berhasil menyelamatkan diri saat itu, sedangkan 5 orang lainnya terseret arus sampai ketengah.

Selanjutnya dari 5 santri yang terseret arus sampai ketengah, 2 orang berhasil menyelamatkan diri atas nama Ahmad mustofa (14) warga Punden Karanganom Klaten dan Rosyid Fatoni (15) warga Turi Sidomulyo Bambanglipuro.

Sedangkan untuk 3 lainnya masih dinyatakan hilang, yakni Muhammad Fatih (15) warga Plumbon, Temon Kulonprogo, Muhammad Abdan Syakuro (15) Karanganom, Klaten dan Syaifudin Arrosyid (15) asal Jipangan, Mulyodadi, Bambanglipuro. Merespon kejadian tersebut, SAR Pantai Parangtritis langsung melakukan upaya pertolongan, lapornya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian. (aka/foto rini)

Tags:
author

Author: 

Related Posts

One Response

  1. Muhammad Fatih Santri An Nur Yang Hilang Tergulung Ombak Akhirnya Ditemukan | BPBD Kabupaten Bantul5 Maret 2016 at 22.18Reply

    […] Fatih merupakan korban terakhir dari tiga santri yang hilang tergulung ombak di Pantai Parangtritis. Dua santri yang berhasil ditemukan sebelumnya, Muhammad Abdan Syakuro (15) […]

Tinggalkan Balasan