Gambaran Umum Setiap Satuan Kerja

Gambaran umum satuan kerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 90 Tahun 2018 tentang Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul adalah sebagai berikut:

A. SEKRETARIS

Sekretaris mempunyai tugas melaksanakan urusan kesekretariatan dan pengoordinasian pelaksanaan tugas satuan organisasi di lingkungan BPBD.

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Sekretaris Pelaksana mempunyai fungsi:

  • penyusunan rencana kerja Sekretariat;
  • perumusan kebijakan teknis kesekretariatan;
  • pemberian dukungan administrasi yang meliputi kepegawaian,  ketatausahaan, keuangan, kerumahtanggaan, kerja sama, hukum, organisasi dan tata laksana, hubungan masyarakat, kearsipan, dan dokumentasi;
  • pengelolaan barang milik daerah;
  • pengkoordinasian pelaksanaan tugas satuan organisasi di lingkungan BPBD;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi BPBD;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat; dan
  • pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan Pelaksana sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sekretariat terdiri dari 3 sub bagian yaitu:

1.Sub Bagian Program dan Pelaporan

Sub Bagian Program dan Pelaporan Mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan perencanaan dan evaluasi. Dalam melaksanakan tugas, Sub Bagian Program dan Pelaporan menyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja Sub bagian;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis urusan perencanaan dan evaluasi;
  • penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana strategis;
  • penyiapan bahan koordinasi dan penyusunan rencana kegiatan dan anggaran;
  • penyiapan pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data dan informasi;
  • penyiapan bahan penyusunan laporan program dan kegiatan.
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan tugas dan fungsi Sub Bagian Program dan Pelaporan; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan umum dan kepegawaian. Dalam melaksanakan tugas, Sub Bagian Umum dan Kepegawaian menyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis urusan umum dan kepegawaian;
  • penyiapan dan pelaksanaan urusan tata usaha;
  • penyiapan dan pelaksanaan urusan kepegawaian;
  • penyiapan dan pelaksanaan urusan rumah tangga;
  • penyiapan dan pelaksanaan urusan tata persuratan dan kearsipan;
  • penyiapan dan pelaksanaan urusan kerjasama dan kehumasan;
  • penyiapan dan pelaksanaan urusan hukum, organisasi dan tata laksana;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan tugas dan fungsi Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsinya.

3.Sub Bagian Keuangan

Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dan  pelaksanaan urusan keuangan dan aset. Dalam melaksanakan tugas, Sub Bagian Keuangan menyelenggarakan fungsi :

  • .penyusunan rencana kerja Sub Bagian Keuangan;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis urusan keuangan dan aset;
  • penyiapan dan pelaksanaan penatausahaan keuangan;
  • penyiapan dan pelaksanaan penatausahaan barang milik daerah;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan tugas dan fungsi Sub Bagian Keuangan; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsinya

B. BIDANG PENCEGAHAN DAN KESIAPSIAGAAN

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidang pencegahan bencana serta pemberdayaan masyarakat

Untuk menyelenggarakan tugas dimaksud, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mempunyai fungsi:

  • penyusunan rencana kerja Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan;
  • perumusan kebijakan bidang pencegahan bencana, kesiapsiagaan, dan pemberdayaan masyarakat;
  • pelaksanaan kebijakan bidang pencegahan bencana, kesiapsiagaan, dan pemberdayaan masyarakat;
  • pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang pencegahan bencana, kesiapsiagaan, dan pemberdayaan masyarakat;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidangpencegahan bencana, kesiapsiagaan, dan pemberdayaan masyarakat;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan terdiri dari 2 Seksi yaitu:

1.Seksi Pencegahan

Seksi Pencegahan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidang pengurangan risiko bencana, mitigasi dan standarisasi. Dalam melaksanakan tugas, Seksi Pencegahanmenyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja SeksiPencegahan;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan bidang pengkajian risiko, pengelolaan risiko, dan mitigasi serta standarisasi;
  • penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan bidang pengkajian risiko, pengelolaan risiko, dan mitigasi serta standarisasi;
  • penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang pengkajian risiko, pengelolaan risiko, dan mitigasi serta standarisasi;
  • pelaksanaan penyusunan, penetapan dan menginformasikan peta rawan bencana;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidangpengkajian risiko, pengelolaan risiko, dan mitigasi serta standarisasi;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Seksi Pencegahan; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala BidangPencegahan dan Kesiapsiagaan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.Seksi Kesiapsiagaan

Seksi Kesiapsiagaan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidang peringatan dini, perencanaan siaga dan penyiapan sumberdaya serta pemberdayaan masyarakat.Dalam melaksanakan tugas, Seksi Kesiapsiagaanmenyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja SeksiKesiapsiagaan;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan bidang pemaduan sistem jaringan, pemantaun dan pemberian peringatan dini, pelaksanaan kebutuhan dan potensi sumber daya, penerapan rencana siaga, penyediaan, penyiapan dan pengendalian sumber daya serta pemberdayaan masyarakat;
  • penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan bidang pemaduan sistem jaringan, pemantauan dan pemberian peringatan dini, pelaksanaan kebutuhan dan potensi sumber daya, penerapan rencana siaga, penyediaan, penyiapan dan pengendalian sumber daya serta pemberdayaan masyarakat;
  • penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang pemaduan sistem jaringan, pemantauan dan pemberian peringatan dini, pelaksanaan kebutuhan dan potensi sumber daya, penerapan rencana siaga, penyediaan, penyiapan dan pengendalian sumber daya serta pemberdayaan masyarakat;
  • Pelaksanaan pemaduan sistem jaringan, pemantaun dan pemberian peringatan dini, pelaksanaan kebutuhan dan potensi sumber daya, penerapan rencana siaga, penyediaan, penyiapan dan pengendalian sumber daya serta pemberdayaan masyarakat;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidang pemaduan sistem jaringan dan pemantaun dan pemberian peringatan dini, pelaksanaan kebutuhan dan potensi sumber daya dan penerapan rencana siaga serta penyediaan, penyiapan dan pengendalian sumber daya;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi SeksiKesiapsiagaan; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala BidangPencehagan dan Kesiapsiagaan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

C. BIDANG KEDARURATAN DAN LOGISTIK

Bidang Kedaruratan dan Logistikmempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidang penanganan darurat, dukungan logistik dan peralatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana serta sub urusan bidang kebakaran.

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut, Bidang Kedaruratan dan Logistik menyelenggarakan fungsi:

  • penyusunan rencana kerja Bidang Kedaruratan dan Logistik;
  • perumusan kebijakan bidang tanggap darurat, perbaikan darurat, dukungan logistik dan peralatan serta penanggulangan kebakaran;
  • pelaksanaan kebijakan bidang tanggap darurat, perbaikan darurat, dukungan logistik dan peralatan serta penanggulangan kebakaran;
  • pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang tanggap darurat, perbaikan darurat, dukungan logistik dan peralatan serta penanggulangan kebakaran;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidangtanggap darurat, perbaikan darurat, dukungan logistik dan peralatan serta penanggulangan kebakaran;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Bidang Kedaruratan dan Logistik; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Kedaruratan dan Logistik terdiri dari 2 seksi, yaitu:

1.Seksi Tanggap Darurat, Evakuasi dan Kebakaran

Seksi Tanggap Darurat, Evakuasi dan Kebakaran mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidang tanggap darurat, perbaikan darurat serta  penanggulangan kebakaran. Dalam melaksanakan tugas, Seksi Tanggap Darurat, Evakuasi dan Kebakaran menyelenggarakan fungsi:

  • penyusunan rencana kerja SeksiTanggap Darurat, Evakuasi dan Kebakaran;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan bidangperencanaan darurat, pengendalian operasi, penyelamatan dan evakuasi, perbaikan darurat, penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan bidang perencanaan darurat, pengendalian operasi, penyelamatan dan evakuasi, serta penanggulangan kebakaran;
  • penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang perencanaan darurat, pengendalian operasi, penyelamatan dan evakuasi, perbaikan darurat serta penanggulangan kebakaran;
  • pelaksanaan pendataan darurat dan perencanaan operasi;
  • pelaksanaan penyusunan pedoman dan pengorganisasian poskomando;
  • pelaksanaan kebutuhan sarana dan prasarana pos komando;
  • pelaksanaan penyelamatan korban bencana serta pertolongan dan evakuasi korban bencana;
  • pelaksanaan pembersihan lingkungan serta perbaikan darurat sarana dan prasarana vital;
  • pelaksanaan perlindungan dan pemberdayaan pengungsi, kompensasi dan pengembalian hak pengungsi serta penempatan pengungsi;
  • pelaksanaan penanggulangan kebakaran;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidangperencanaan darurat, pengendalian operasi, penyelamatan, pertolongan  dan evakuasi, perbaikan darurat serta penanggulangan kebakaran;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Seksi Tanggap Darurat, Evakuasi dan Kebakaran; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik sesuai dengan tugas dan fungsinya

2.Seksi Logistik dan Perbekalan

Seksi Logistik dan Perbekalan mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidang bantuan darurat dan dukungan logistik serta peralatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.Dalam melaksanakan tugas, Seksi Logistik dan Perbekalan menyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja SeksiLogistik dan Perbekalan;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan bidang bantuan sandang pangan, bantuan kesehatan dan air bersih, bantuan hunian sementara serta dukungan logistik dan peralatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana;
  • penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan bidang bantuan sandang pangan, bantuan kesehatan dan air bersih, bantuan hunian sementara serta dukungan logistik dan peralatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana;
  • penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang bantuan sandang pangan, bantuan kesehatan dan air bersih, bantuan hunian sementara serta dukungan logistik dan peralatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana;
  • pelaksanaan inventarisasi kebutuhan dan pengadaan logistik dan peralatan;
  • pelaksanaan penyimpanan dan distribusi logistik dan peralatan;
  • pelaksanaan pemeliharaan dan pengerahan peralatan;
  • pengendalian pengumpulan dan penyaluran uang dan barang;
  • pelaksanaan pemberian bantuan sandang pangan, bantuan kesehatan dan air bersih;
  • pelaksanaan pembangunan hunian sementara bagi korban bencana;
  • pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana hunian sementara bagi korban bencana;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidangbantuan sandang pangan, bantuan kesehatan dan air bersih, bantuan hunian sementara serta dukungan logistik dan peralatan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Seksi Logistik dan Perbekalan; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik sesuai dengan tugas dan fungsinya.

C. BIDANG REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI

Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidangrehabilitasi, rekontruksi dan penanganan pengungsi. Dalam melaksanakan tugas, Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi menyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi;
  • perumusan kebijakan bidang penilaian kerusakan, pemulihan dan peningkatan fisik, pemulihan dan peningkatan sosial ekonomi serta penanganan pengungsi;
  • pelaksanaan kebijakan bidang penilaian kerusakan, pemulihan dan peningkatan fisik, pemulihan dan peningkatan sosial ekonomi serta penanganan pengungsi;
  • pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang penilaian kerusakan, pemulihan dan peningkatan fisik, pemulihan dan peningkatannya sosial ekonomi serta penanganan pengungsi;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidangpenilaian kerusakan, pemulihan dan peningkatan fisik, pemulihan dan peningkatan sosial ekonomi serta penanganan pengungsi;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi terdiri dari 2 Seksi yaitu:

1.Seksi Rehabilitasi

Seksi Rehabilitasi mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidangpenilaian kerusakan, pemulihan fisik, sosial dan ekonomi serta penanganan pengungsi.Dalam melaksanakan tugas, Seksi Rehabilitasi menyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja SeksiRehabilitasi;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan bidang inventarisasi kerusakan pasca bencana dan estimasi pembiayaan, rehabilitasi  fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan, pemulihan sosial ekonomi serta penanganan pengungsi;
  • penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan bidang inventarisasi kerusakan pasca bencana dan estimasi pembiayaan, rehabilitasi  fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan, pemulihan sosial ekonomi serta penanganan pengungsi;
  • penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang inventarisasi kerusakan pasca bencana dan estimasi pembiayaan, rehabilitasi  fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan, pemulihan sosial ekonomi serta penanganan pengungsi; 
  • pelaksanaan inventarisasi kerusakan fisik, sosial dan ekonomi;
  • pelaksanaan estimasi/perencanaan pembiayaan bangunan, sosial dan ekonomi;
  • pelaksanaan pemulihan layanan publik, kesehatan dan lingkungan;
  • pelaksanaan perlindungan dan pemberdayaan pengungsi;
  • pelaksanaan kompensasi dan pengembalian hak pengungsi;
  • pelaksanaan fasilitasi pemulangan, repatriasi, dan relokasi/pengalihan pengungsi;
  • pelaksanaan pemulihan bidang bantuan dan pinjaman bagi korban bencana;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidanginventarisasi kerusakan dan estimasi pembiayaan fisik, sosial dan ekonomi, rehabilitasi  fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan serta penanganan pengungsi;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Seksi; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh kepala bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.Seksi Rekonstruksi

Seksi Rekontruksi mempunyai tugas menyiapkan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan bidangpeningkatan fisik, sosial dan ekonomi.Dalam melaksanakan tugas, Seksi Rekontruksi menyelenggarakan fungsi :

  • penyusunan rencana kerja Seksi Rekonstruksi ;
  • penyiapan bahan perumusan kebijakan bidang rekontruksi fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan, serta peningkatan sosial ekonomi;
  • penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan bidang rekontruksi fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan, serta peningkatan sosial ekonomi;
  • penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi bidang rekontruksi fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan, serta peningkatan sosial ekonomi;
  • pelaksanaan peningkatan layanan publik, kesehatan dan lingkungan;
  • pelaksanaan bidang asuransi bagi korban bencana;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan bidang rekontruksi fasilitas umum, fasilitas sosial dan perumahan, serta peningkatan sosial ekonomi;
  • pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan tugas dan fungsi Seksi Rekonstruksi; dan
  • pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan tugas dan fungsinya.