Antisipasi Datangnya Banjir, Bantul Siapkan Rencana Operasi Darurat

Antisipasi Datangnya Banjir, Bantul Siapkan Rencana Operasi Daruratbpbd.bantulkab.go.id – Untuk mengantisipasi dampak banjir yang rutin terjadi pada saat musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mempersiapkan dokumen Rencana Operasi (RenOps) Darurat Bencana Banjir. Kegiatan penyusunan dokumen Renops dilaksanakan selama dua hari, 11 hingga 12 November 2015 di ruang pertemuan Rumah Makan Andrawina, Bantul.

Kegiatan penyusunan rencana operasi darurat banjir tahun 2015  melibatkan Kodim  0729 Bantul, Kepolisian Resort Bantul, Dinas teknis terkait, Palang Merah Indonesia, Rumah Sakit, perwakilan Muspika dan pemerintah desa diwilayah terancam banjir. Sementara, untuk narasumber, menghadirkan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul Dr. Drs. Suyoto, HS, MSi, MMA memaparkan, “negara-negara besar sudah memiliki rencana operasi kedaruratan, ketika terjadi ancaman sudah tahu harus berbuat apa. Sedangkan untuk negara yang sedang berkembang, biasanya saat bencana korbannya banyak, karena belum memiliki dokumen.

Secara ekonomi kabupaten Bantul memiliki kekuatan yaitu pada bidang pertanian, pariwisata dan kerajian, namun dibalik itu Bantul memiliki kerawanan bencana yang tinggi, potensi ancaman harus diwaspadai sejak dini, harapannya bantul mampu secara mandiri, Bantul bisa menjadi daerah yang trengginas. Terwujudnya dokumen, perlu ada kejelasan peran tugas pelaku yang terlibat dalam penangan banjir, rencana tidak muluk-muluk namun dapat dilaksanakan. Sehingga Bantul dapat menjadi maju dan dapat mejadi referensi dunia, paparnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Bantul sudah  memasuki musim peralihan atau lebih dikenal sebagai musim pancaroba. Tanda-tanda umum pada musim pancaroba ialah hujan lebat yang datang secara tiba-tiba dengan durasi pendek disertai angin kencang dan petir, kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga akhir November 2015. Untuk musim penghujan akan dimulai pada akhir November sampai awal Desember. Sementara puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2016. (Aka/Foto Yosi)

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan