PERSENTASE SEKOLAH SIAGA BENCANA 2020

www.bpbd.bantulkab.go.id – Sekolah Siaga Bencana yang saat ini menjadi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) merupakan salah satu strategi utama dalam peningkatan kapasitas daerah khususnya di bidang pendidikan. Tujuan penyelenggaraan program SPAB: adalah: (1). Meningkatkan kemampuan sumber daya di Satuan Pendidikan dalam menanggulangi dan mengurangi Risiko Bencana; (2). Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana Satuan Pendidikan agar aman terhadap Bencana; (3).Memberikan pelindungan dan keselamatan kepada Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dari dampak Bencana di Satuan Pendidikan; (4). Memastikan keberlangsungan layanan pendidikan pada Satuan Pendidikan yang terdampak Bencana; (5). Memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik Risiko Bencana dan kebutuhan Satuan Pendidikan; (6). Memulihkan dampak Bencana di Satuan Pendidikan; dan (7). Membangun kemandirian Satuan Pendidikan dalam menjalankan Program SPAB.

Kabupaten Bantul mulai mengembangkan SSB/SPAB mulai tahun 2010. Pendanaan SSB/SPAB berasal dari berbagai sumber yaitu APBD Kabupaten Bantul, APBD Pemda DIY, World Bank, dan Anggaran Sekolah atau Mandiri. Jumlah SSB/SPAB sampai dengan tahun 2020 sejumlah 21 Sekolah dengan rincian sebagai berikut: SMP 2 Imogiri, SD 2 Parangtritis, SMA 1 Kretek, SD Ar Raihan, SMA 2 Bantul, SD 1 Trirenggo, SMP 1 Pandak Bantul, SMK 1 Sanen, SMP 1 Pandak, SDN 1 Trirenggo, SMP 2 Dlingo, SMP 2 Kretek, SD Unggulan Aisyiyah, SMA 1 Srandakan, SD Negeri Bungkus, SD Negeri 1 Parangtritis, SD Muhammadiyah Insan Kreatif, SD Muhammadiyah Bantul Kota, SMA 1 Imogiri, SMK Muhammadiyah 1 Bantul, SMA 1 Sanden, SMK Muahammadiyah Imogiri, MAN 1 Bantul.

Fotografer: Arief Wintolo

Ilustrator: zygyth

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan